Nov
28
2011

Pengertian penyakit gagal ginjal kronis

Gagal ginjal kronis adalah kehilangan fungsi ginjal secara bertahap atau dalam waktu yang cukup lama. Gagal ginjal kronis akan menyebabkan kemampuan ginjal untuk membuang cairan dan limbah menurun atau hilang sehingga akan terjadi penumpukan cairan dan limbah dalam tubuh.

Pada tahap awal gagal ginjal kronis, mungkin tidak memiliki tanda atau gejala yang jelas hingga fungsi ginjal mengalami gangguan yang signifikan. Tujuan utama pengobatan gagal ginjal kronis adalah memperlambat kerusakan ginjal dengan mengendalikan penyebab yang mendasarinya. Gagal ginjal kronis dapat berkembang menjadi gagal ginjal stadium akhir yang membutuhkan dialysis (cuci darah) buatan atau transplantasi ginjal.

Penyebab gagal ginjal kronis

Gagal ginjal kronis terjadi ketika suatu penyakit atau kondisi yang merusak fungsi ginjal selama beberapa bulan atau tahun. Penyakit dan kondisi yang sering menyebabkan gagal ginjal kronis termasuk:

  • Diabetes tipe I
  • Diabetes tipe II
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Pembesaran prostat
  • Batu ginjal
  • Kanker kandung kemih
  • Kanker ginjal
  • Sebuah kondisi yang menyebabkan urine kembali ke ginjal (refluks vesicoureteral)
  • Penyakit ginjal polikistik
  • Infeksi ginjal (pielonefritis)
  • Glomerulonefritis
  • Lupus
  • Scleroderma
  • Vaskulitis
  • Kerusakan pada arteri yang membawa darah ke ginjal (stenosis arteri ginjal)

Faktor resiko gagal ginjal kronis

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal kronis termasuk :

  • Diabetes (DM)
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Penyakit jantung
  • Merokok
  • Kegemukan (obesitas)
  • Kolesterol tinggi
  • Ras Afrika-Amerika, Indian Amerika atau Asia-Amerika
  • Riwayat keluarga penyakit ginjal
  • Usia 65 tahun atau lebih tua

Gejala dan tanda gagal ginjal kronis

Tanda dan gejala gagal ginjal berkembang secara perlahan seiring waktu jika kerusakan ginjal berlangsung secara perlahan. Tanda dan gejala gagal ginjal mungkin termasuk:

  • Penurunan output (volume) urin atau tidak ada urin yang keluar;
  • Mual dan muntah;
  • Kehilangan nafsu makan;
  • Kelelahan dan kelemahan;
  • Masalah tidur (insomnia);
  • Penurunan ketajaman mental;
  • Otot berkedut dan kejang;
  • Pembengkakan kaki dan pergelangan kaki;
  • Gatal persistent (gatal yang tidak hilang-hilang).

Tanda dan gejala gagal ginjal sering tidak spesifik, yang berarti gagal ginjal juga dapat dikaitkan dengan penyakit lain. Selain itu, karena ginjal mudah beradaptasi dan mampu mengkompensasi fungsi tanda-tanda yang hilang hingga gejala gagal ginjal muncul sampai kerusakan yang ireversibel telah terjadi.

Diagnosa gagal ginjal kronis

Untuk menegakkan diagnosa gagal ginjal kronis, tes atau pemeriksaan laboratorium yang dapat dijalani antara lain:

  • Tes darah. Tujuannya menilai kadar kreatinin dan urea dalam darah. Semakin tinggi kreatinin dan urea dalam darah semakin tinggi kerusakan ginjal;
  • Tes urin. Menganalisis contoh urin yang mungkin mengungkapkan kelainan yang mengarah ke gagal ginjal kronis;
  • Tes pencitraan. Dokter Anda mungkin menggunakan ultrasound untuk menilai ginjal Anda. Tes pencitraan lain dapat digunakan dalam beberapa kasus;
  • Mengambil contoh jaringan ginjal untuk pengujian (biopsi).

Pengobatan gagal ginjal kronis

Gagal ginjal kronis tidak dapat disembuhkan, tetapi pengobatan dapat membantu mengontrol tanda dan gejala, mengurangi komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Jika ginjal telah mengalami kerusakan yang parah maka dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan dialisis (cuci darah) atau transplantasi ginjal.

Mengobati penyebab gagal ginjal kronis

Dokter akan bekerja untuk memperlambat atau membalikkan penyakit atau kondisi yang menyebabkan gagal ginjal. Pilihan pengobatan bervariasi, tergantung pada penyebab gagal ginjal tersebut.

Mengobati komplikasi gagal ginjal kronis

Komplikasi gagal ginjal dapat dikendalikan untuk membuat penderita lebih nyaman. Perawatan untuk komplikasi akibat gagal ginjal mungkin termasuk:

  • Pengobatan untuk mengontrol tekanan darah tinggi.
  • Obat untuk menurunkan kadar kolesterol.
  • Obat untuk meringankan anemia.
  • Obat untuk meringankan pembengkakan.
  • Obat untuk melindungi tulang.
  • Diet rendah protein untuk meminimalkan produk sampah dalam darah.

Pengobatan untuk penyakit ginjal tahap akhir

Jika kerusakan ginjal terus maju ke titik di mana ginjal hanya berfungsi kurang dari 15 persen dari kapasitas, maka ginjal telah memasuki stadium penyakit ginjal stadium akhir. Ginjal pada saat itu sudah tidak lagi mampu bersaing dengan penyaringan limbah dan cairan sendiri. Dialisis (cuci darah) dan transplantasi ginjal merupakan pilihan untuk tetap bertahan hidup.

 Selain usaha (sababiyah) di atas tentunya harus dibarengi dengan ketauhidan (keimanan) kepada Allah Sang Maha Pencipta diharuskan berdo’a yang tak putus berbagai istighfar (mohon ampunan) padaNya, mohon agar penyakit yang diderita agar Allah menghilangkannya sehingga menjadikan fisik jasad menjadi kesehatan yang sempurna dengan niyat sepenuh hati untuk mengabdi balas jasa beribadah khusyu’ kepadaNya agar menjadikan ridlo dan istiqomah berbakti kepada Yang Lebih Kuasa dalam segalanya.

Dengan demikian, insya Allah usaha kita sebagai hamba akan dicintaiNya dan maqbul apa yang diinginkanya. Hanya kedekatan usaha seorang hamba yang pasti akan semua usaha dan do’a bisa terkabulkan.

Wallahu a’lam bishshowab. Semoga ada manfa’atnya. — (m3©201111)

Prosesi alur kegunaan ginjal dengan kandung kemih yang menjadikan tenaga dalam tubuh setiap denyut detik dan detak jantung.

Comments are closed.